About

Senin, 31 Maret 2014

INDEPENDENT SAMPLES T TEST

Independent sample t-test merupakan uji parametrik yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata antar dua kelompok sampel yang tidak berhubungan. Jika ada, kelompok manakah yang memiliki rata-rata paling tinggi.


Perhitungan menggunakan rumus :

dimana



- Dalam hal ini dua sampel berbeda sebagai sampel percobaan dan sampel lainnya sebagai sampel kontrol.
- Jumlah sampel n1 dengan n2 tidak harus sama.

Contoh :
Sampel 1 : Tanah yang ditanami jamur (sampel percobaan)
Sampel 2 : Tanah yang tidak ditanami jamur (sampel kontrol)

M= Kesuburan tanah 1

M= Kesuburan tanah 2


Akan kita lihat dalam uji dua sampel t-test yang terdiri dari tiga, yaitu
1. Uji pihak kanan
Hipotesis Uji:
Ho : Tanah yang ditanami jamur hampir sama atau tidak kesuburannya dengan tanah yang tidak ditanami. 
Ha : Tanah yang ditanami jamur lebih subur dibandingkan tanah yang tidak ditanami jamur.
Hipotesis statistik :
Ho : M1 <= M2
Ho : M> M2

2. Uji pihak kiri
Hipotesis Uji:
Ho : Tanah yang ditanami jamur hampir paling tidak sama atau lebih kesuburannya dengan tanah yang tidak ditanami fungus. 
Ha : Tanah yang tidak ditanami jamur lebih subur dibandingkan tanah yang ditanami jamur.
Hipotesis statistik :
Ho : M>= M2
Ho : M< M2

3. Uji dua pihak
Hipotesis Uji:
Ho : Tanah yang ditanami jamur sama kesuburannya dengan tanah yang tidak ditanami. 
Ha : Tanah yang ditanami jamur tidak sama kesuburannya dengan tanah yang tidak ditanami jamur.
Hipotesis statistik :
Ho : M= M2
Ho : M1 (tidak sama dengan) M2


Contoh lainnya :
Misalkan dalam suatu sekolah, akan diuji apakah ada perbedaan rata-rata nilai matematika siswa kelas A dengan siswa kelas B?

Hipotesis Uji:
Ho : Rata-rata nilai matematika siswa kelas A dan B sama. 
Ha : Rata-rata nilai matematika siswa kelas A dan B tidak sama.
Statistik Uji :
Pilih nilai signifikansi (alpha) 5%, dan 

Dan t-tabel = 2,069 (dapat dilihat dari tabel t dengan df = 11+14-2 = 23 dan karena uji dua sisi maka nilai alpha / 2 = 2,5%)
Keputusan :
t=4,197 > t-tabel=2,069, sehingga Ho ditolak.
Kesimpulan :
Tidak ada perbedaan rata-rata nilai matematika kelas A dengan kelas B. 

Note : 
Ho ditolak jika : -(t-hitung) < -(t-tabel) atau t-hitung > t-tabel
Ho dterima jika : -(t-tabel) < t-hitung < t-tabel.

Reference:
- Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.
- Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & B. Bandung.
- Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Mediakom. Yogyakarta.
- Sugiyono, 2008. Statistik Nonparametris untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.
- Mendenhall, Sincinch. 1996. A Second Course In Statistics. Regression Analysis. Fifth Edition. Prentice Hall Internatiomal Edition. 

1 comments:

Vira mengatakan...

Jika nilai n berbeda berarti rumis df=n1+n2-2? Sedangkan jika n sama apakah rumus df nya? Mohon penjelasannya��